Laman

Perkataan Ulama Terdahulu Tentang Bahasa Arab

Posted on | By Ryper | In ,

Bosan dengan pelajaran?, mari kita simak perkataan para Salaf (Para pendahulu) kita mengenai Bahasa Arab:

Umar Bin Khaththab Mengatakan
"Pelajarilah bahasa Arab, sebab ia mampu menguatkan akal dan menambah kehormatan" (Tarikh Umar bin Khaththab, karya Ibnul Jauzi, 225.)

Imam Syafi'i berkata: "Manusia tidak menjadi bodoh dan selalu berselisih paham kecuali lantaran mereka meninggalkan bahasa Arab, dan lebih mengutamakan konsep Aristoteles" (Siyaru A’lamin Nubala : 10/74)

Syarat Minimal Mempelajari Bahasa Arab

Posted on | By Ryper | In ,

Untuk mempelajari Bahasa Arab, syarat minimal yang harus dimiliki oleh seseorang yg ingin belajar Bahasa Arab adalah "HARUS LULUS IQRO" terlebih dahulu.

Karena tidak mungkin seseorang bisa belajar Bahasa Arab, tanpa mengetahui huruf-hurufnya dan cara membacanya.

Mengandalkan tulisan latin pun tidak akan membantu seseorang bisa belajar Bahasa Arab dengan baik, sebelum ia bisa membacanya dengan benar.

Kosakata Yang Sering Muncul Di Kitab Gundul Bag-11

Posted on | By Ryper | In ,

Berikut Kosakata yang sering muncul di kitab-kitab gundul bagian 11

دَخَلَ = Memasuki
دُخُوْلٌ = Hal masuk
دَرَجَةٌ = Derajat
دَرَسَ = Mempelajari
دِرْهَمٌ = Dirham
دُرُوْسٌ = Pelajaran (bentuk jamak)
دُعَاءٌ = Doa
دَعْوَةٌ = Dakwah
دَوَاءٌ = Obat
دَوْلَةٌ = Negara
ذَكَرَ = Mengingat
ذَنْبٌ = Dosa
ذَهَبٌ = Emas
ذُوْ = Pemilik
رَابِعٌ = Keempat
رَجَاءٌ = Harapan
رِزْقٌ = Rizki
رَسُوْلٌ = Rasulu
رَغِبَ = Benci/senang
رَفَعَ = Mengangkat
سَبْعَةٌ = Tujuh

سَبَقَ = Mendahului
سِتَّةٌ = Enam
سَحَرَ = Menyihir
سِلَاحٌ = Senjata
سَنَةٌ = Tahun
سُنَّةٌ = Sunnah
سَهْلٌ = Mudah
سُؤَالٌ = Pertanyaan
سِوَى = Selain
سِيْرَةٌ = Sejarah
سَيِّدٌ = Majikan
شَدِيْدٌ = Keras
شَرَابٌ = Minuman
شَرِبَ = Minum
 شَرٌّ = Buruk, Jelek
شُرُوْطٌ = Syarat
شَهَادَةٌ = Ijazah
شَهْرٌ = Bulan
شَهْوَةٌ = Hawa Nafsu
شَيْءٌ = Sesuatu
شَيْطَانٌ = Setan

Kumpulan Status Nasehat (Bag 1)

Posted on | By Ryper | In

  • Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda yang artinya, “Barangsiapa yang CINTA karena Allah, benci karena Allah, memberi karena Allah, dan tidak memberi karena-Nya maka sungguh telah sempurna keimanannya.” (HR At-Tirmidzi dan Abu Daud) 

  • Janganlah memandang kebelakang, masa lalu telah terlewati

  • "Berhati-hatilah dari godaan dunia dan waspadailah rayuan kaum wanita, karena fitnah pertama kali yang menimpa bani isroil adalah fitnah wanita." (HR Muslim)

Ushul Tafsir 8: Benarkah Ayat-Ayat Al-Qur`an Bertentangan?

Posted on | By Ryper | In



Jika kita membaca Al-Qur`an, terkadang kita menemukan ayat-ayat yang dirasa-rasa ada kerancuan di dalamnya. Kita temukan pada ayat ini Allah mengatakan demikian, namun di ayat yang lainnya mengatakan demikian. Apakah ini berarti Al-Qur`an itu ayatnya bertentangan antara satu dengan yang lainnya?

Syaikh As-Sa’di mengatakan dalam Qowa’idul Hisan:
“Semua ayat Al-Qur`an yang secara lahiriah tampaknya bertentangan, Maka WAJIB memahami masing-masing jenis ayat tersebut sesuai dengan keadaannya atau konteksnya”

Ushul Fiqih 5: Karakteristik Al-qur’an dan As-sunnah (Bag-2)

Posted on | By Ryper | In



11. Sesungguhnya dengan Al-Qur'an dan As-Sunnah, semua permasalahan dapat diselesaikan. Dan wajib mengembalikan setiap perkara yang diperselisihkan kepada Al-Qur’an dan As-sunnah.

Hal ini sebagaimana yang difirmankan Allah.

فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَىْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللهِ وَالرَّسُولِ

“Jika engkau berselisih terhadap sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah dan Rasulnya.” (An-Nisa-59)

Dalam ayat ini, terdapat kata شَىْءٍ  dalam bentuk nakirah dan didahului huruf syarat إِن sehingga menunjukkan keumuman.

Shorof 12: Fa'ila-Yaf'alu Bab Mudho'af dan Mitsal Wau

Posted on | By Ryper | In ,

Klik gambar untuk memperbesar
Harokat mengikuti yang pertama



Keterangan "Shorof wazan Fa'ila Yaf'alu Bab Mudho'af dan Mitsal Wau":
  1. Fi’il yang masuk bab ini hampir sama antara yang muta’addi dengan yang lazim.
  2. Isim Fa’il dalam bab ini jika fi’ilnya lazim ikut wazan sifat musyabbahah,

Bahasa Arab 32: Maf'ul Liajlih

Posted on | By Ryper | In



Maf’ul liajlih adalah isim manshub yang disebutkan setelah adanya pekerjaan, sebagai alasan kenapa pekerjaan itu ada.

Misal

Firman Allah ta’ala 

وَ لاَ تَقْتُلُوْا أَوْلاَدَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلاَقٍ

Dan janganlah kalian membunuh anak-anak kalian karena takut menjadi miskin (Surat Al-Isra: 31)